Modem CDMA Evdo Flexi, Kekurangan dan Kelebihan

Pengguna internet di Indonesia akhir-akhir ini meningkat pesat, dan tidak menutup kemungkinan pada tahun-tahun depan kebutuhan Internet akan semakin meningkat lagi. Hal ini ditandai dengan laris manisnya penjualan perangkat komputer. Walaupun penjualan PC semakin tergerus dan menurun, namun penjualan laptop dan tablet semakin mendominasi, mengikuti irama manusia yang menginginkan perangkat yang mobile.

 

Perangkat lainpun juga tak kalah larisnya, salah satunya modem. Modem adalah modem adalah sebuah perangakat keras internet yang bisa berupa perangkat internal atau eksternal yang di gunakan pada komputer. Modem jaman dahulu dengan sekarang sudah mengalami banyak perubahan signifikan. Kalau dulu modem bisa sebesar laptop 10”, sekarang lebih handy lagi, hanya seukuran flash disk. Sangat mobil.

 

Banyak sekali jenis modem dipasaran, ada FLASH, SMARTFREN, HUAWEI, PROLINK, FLEXI, dan lain-lain. Untuk kebutuhan pribadi tentunya lebih praktis memakai jenis modem eksternal. Selain pemasangannya mudah, Plug And Play, harganya pun termasuk terjangkau. Dari kisaran 99 ribu rupiah sampai 700 ribu rupiah. Modem Flexi YUHUUU! Menjadi Modem termurah yang ada di pasaran, namun ini hanya untuk harga promosi. Kebetulan saya memakai modem jenis CDMA EVDO FLEXI, dengan banderol hanya 200 ribu rupiah, ditambah pulsa 50 ribu untuk mendapatkan gratis 2 bulan pemakaian.

 

Alasan saya memakai Modem CDMA EVDO FLEXI ini sangat simpel sekali, yaitu karena di tempat tinggal saya, sinyal yang lumayan bagus adalah sinyal FLEXI. Untuk jaringan selular yang lain, walaupun ada sinyal, namun keberadaanya hanya datang dan pergi. Sehingga mempengaruhi jaringan koneksi, sering terputus-putus, mengganggu sekali.

 

Kembali ke modem CDMA EVDO FLEXI, didalam setting defaultnya, settingan awalnya, terdapat dua jenis koneksi yaitu FLEXI dan EVDO, namun yang mempunyai sinyal bagus hanya FLEXI, berkisar 3 – 4 strip, sedangkan jaringan EVDO jarang sekali ada, sehingga saya belum merasakan kelebihan jaringan EVDO ini. Kemampuan downloadnya pun terbatas, kalau dalam starter kitnya tertulis UP TO 3.1 Mbps, namun saya hanya bisa merasakan kecepatan yang berkisar 4-10 KB/second. Jelas sangat njomplang dengan kapasitas maksimalnya.

 

Entah ini karena sepinya jaringan di daerah saya atau sebab lain. Karena desa saya berjarak sekitar 20km dari pusat kota. Dan saya belum mencoba untuk mengetes kecepatan koneksi di kota. Namun saya yakin, kalau jaringan sedang full, mungkin kemampuan downloadnya bisa maksimal. Secara umum modem CDMA EVDO FLEXI tidak mengalami banyak hambatan berarti. Bagi anda yang ingin membeli modem baru, jenis modem FLEXI ini bisa dicoba. Semoga bermanfaat ..

Iklan