Bisnis Menguntungkan – Meraup Untung Saat Yang Lain Sepi



Bisnis menguntungkan atau merugikan, menjadi pilihan setiap pengusaha. Semua orang pasti memilih bisnis menguntungkan, namun seringkali kondisi tidak mendukung. Hal ini terjadi ketika terjadi liburan. Liburan bisa membuat orang happy, bisa juga membuat bisnis sepi pengunjung.

Coba, Apa perasaan anda ketika mendengar kata ‘Liburan’?
“Sibuk mengurus anak” kata ibu rumah tangga
“Bingung memilih tempat liburan” kata seorang manager pemasaran dengan dua anak
“Bisnis sepi, karena pelanggan pergi ke luar kota.” Kata seorang pegusaha
“Seru, mal saya tambah ramai pengunjung.”kata seorang pengusaha mal terkenal
“Mau liburan, bingung mau titip anjing kesayangan kemana?” kata pecinta binatang

Mendapat omset berlipat-lipat
Bisnis menguntungkan jika bisa melihat peluang. Jika anda adalah ibu rumah tangga, mungkin bingung akan mengajak anak-anak liburan kemana. Jika anda seorang pengusaha akan menghadapi gelombang cuti yang bergiliran membuat suasana kantor yang tadinya sibuk menjadi lebih sepi. Bagi entrepreneur, ini adalah kesempatan yang sangat luar biasa untuk mendapat omset berlipat-lipat dari hari biasa.

Nah, saya ingin bercerita tentang seorang client yang mengalami kebingungan bahkan cenderung stress setiap kali menghadapi momen liburan. Beliau adalah pengusaha bimbingan belajar yang omset penjualannya merosot 75% karena siswa bimbel liburan ke luar kota.

Biasanya, pengusaha yang saya latih, datang dengan berbagai masalah, dan tugas saya adalah membantu mereka menemukan solusi dari dalam diri mereka.

Belajar Super ekspress
Saya ingat ada beberapa pertanyaan yang saya ajukan saat itu. Pertanyaan saya gunakan untuk menggali kreatifitas semua klien saya agar dapat lebih jernih dalam berpikir.
“pak, saya tahu bisnis anda lesu, pertanyaan saya, apakah semua bisnis lesu?” tanya saya
“Ya, tidak. Biro perjalanan pasti ramai, objek wisata juga, mal dan hotel pasti ramai.” Jawabnya
“Nah, jika mal ramai, berarti tidak semua ke luar kota, bahkan orang luar kota banyak yang ke kota bapak juga, betul?” tanya saya
“Ya,” jawabnya sambil bingung dengan arah pertanyaan saya
“Nah, mengapa mereka pergi ke mal?” tanya saya
“Karena, bingung mau kemana lagi, jika mereka tidak ke luar kota.” Sambil mulai mendapat sedikit pencerahan
“Okay, problem mereka, bingung mau kemana, mengapa mereka tidak diajak belajar sambil mengisi liburan?” Tanya saya.
“Dahsyat, coach. Koq, ngga kepikiran yah?” jawabnya antusias

Alhasil, lahirlah sebuah program “Belajar Super ekspress.” Isinya Merupakan bisnis menguntungkan yang disusun pada saat liburan Juni-Juli, untuk anak yang ingin mengisi waktu liburan mereka dengan kegiatan belajar. Materi yang diberikan pun khusus yaitu materi yang akan diterima pada tahun ajaran baru. Materi pelajarannya telah disusun secara sistematis dan sangat intensif serta memiliki Target yang jelas yaitu 1 (satu) kali pertemuan 1 (satu) BAB harus selesai dengan target waktu 2-3 jam / pertemuan

Pemilik anjing yang sangat bersyukur
Bukan hanya bimbel, biro perjalanan, hotel, resort, objek wisata yang menikmati indahnya bisnis disaat liburan. Tahukah anda, ada sebuah bisnis yang disebut Pet Hotel, bukan sekedar penitipan hewan piaraan tapi hotel mewah yang isinya adalah anjing kesayangan.

Mereka di perlakukan layaknya seorang tamu, mulai dari meja resepsionis mewah, kamar full Air conditioner, tempat tidur mewah hingga room service disiapkan untuk memanjakan hewan piaraan saat ditinggal pergi liburan oleh pemiliknya.

PetSmart PetHotel memasang tarif $23 permalam untuk setiap tamu. Di Indonesia penitipan anjing, kucing, dan binatang piaraan lain pun ramai di kunjungi saat liburan. Bayangkan berapa banyak pemilik anjing yang sangat bersyukur karena ada penitipan binatang yang sangat nyaman, terpercaya dan bahkan membuat binatang piaraan relaks saat ditinggal liburan oleh pemilik.

Nah, bisnis menguntungkan didalam kesempitan ada kesempatan tergantung dari mana anda melihatnya. Banyak sekali kesempatan untuk menciptakan peluang bisnis disaat liburan, waktu luang, bahkan disaat banyak orang mengalami liburan. Selamat berlibur, selamat berbisnis dan selamat menikmati perjalanan anda.

sumber : iCOACH

Iklan

KISAH SUKSES : ANDY F NOYA

Andy Flores Noya adalah seorang wartawan dan presenter terkenal acara Kick Andy, sebuah acara yang edukatif karena acara ini memberikan banyak inspirasi kepada para penontonnya. Ia lahir di Surabaya, Jawa Timur, 6 November 1960. Andy F. Noya selama ini lebih dikenal sebagai wartawan cetak. Lebih dari lima belas tahun dia bergumul dengan dunia jurnalistik untuk media cetak.

Biografi Andy F. Noya dari Biografi Web

Pertama kali terjun sebagai reporter ketika pada 1985 Andy membantu majalah TEMPO untuk penerbitan buku Apa dan Siapa Orang Indonesia. Saat itu pemuda berdarah Ambon, Jawa, dan Belanda ini masih kuliah di Sekolah Tinggi Publisitik (STP) Jakarta.

Pada saat harian ekonomi Bisnis Indonesia hendak terbit (1985), Andy diajak bergabung oleh Lukman Setiawan, pimpinan di Grafitipers, salah satu anak usaha TEMPO. Maka Andy tercatat sebagai 19 reporter pertama di harian itu. Baru dua tahun di Bisnis Indonesia, Andy diajak oleh Fikri Jufri wartawan senior TEMPO untuk memperkuat majalah MATRA yang baru diterbitkan oleh TEMPO. Andy tertarik lalu bergabung.

MATRA agaknya bukan pelabuhan terakhirnya. Pada 1992 datang tawaran dari Surya Paloh, pemilik suratkabar Prioritas yang waktu itu dibreidel, untuk bergabung dengan koran Media Indonesia yang mereka kelola. Maka sejak itulah Andy kembali ke suratkabar.

Pada 1999, RCTI menghadapi masalah. Terjadi gejolak dikalangan wartawan program berita Seputar Indonesia berkaitan dengan adanya ketentuan yang mengharuskan PT Sindo, anak usaha RCTI yang menaungi Seputar Indonesia, untuk bergabung dengan RCTI sebagai induk. Bersama wartawan senior DjafarAssegaff, Andy diutus untuk membantu. Tugas utama adalah memimpin Seputar Indonesia sekaligus memuluskan proses transisi ke RCTI.

Pada tahun 2000, Metro TV mendapat izin siaran. Surya Paloh memanggil Andy kembali untuk memimpin Metro TV sebagai pemimpin redaksi. Tiga tahun kemudian (2003) Andy ditarik kembali ke Media Indonesia dan menjadi pemimpin redaksi di surat kabar umum terbesar kedua itu.

Memasuki tahun 2006, saat pemimpin redaksi Metro TV Don Bosco mengundurkan diri, Andy Noya, yang kini menjadi wakil pemimpin umum di Media Indonesia, diminta merangkap menjadi pemimpin redaksi Metro TV menggantikan Don Bosco.

Dalam perjalanan kariernya Andy pernah menjadi host program Jakarta Round Up kemudian Jakarta First Channel di Radio Trijaya selama lima tahun (1994 sd 1999).

Sewaktu mahasiswa lelaki yang gemar renang dan baca ini rajin menulis di berbagai majalah dan suratkabar. Terutama cerpen dan puisi. Dia juga aktif mengirim karikatur dan kartun ke berbagai media nasional.

Satu hal yang menarik, Andy sebenarnya adalah orang teknik. Sejak lulus SD Sang Timur di Malang, Jawa Timur, pria kelahiran Surabaya ini sekolah di Sekolah Teknik Jayapura lalu melanjutkan ke STM Jayapura. “Tetapi sejak kecil saya merasa jatuh cinta pada dunia tulis menulis. Kemampuan menggambar kartun dan karikatur semakin membuat saya memilih dunia tulis menulis sebagai jalan hidup saya,’’ tutur Andy.

Maka, setamat STM 6 Jakarta, Andy melamar masuk ke Sekolah Tinggi Publisistik (sekarang IISIP, Lenteng Agung) dan Andy menikmati pekerjaannya sebagai jurnalis.

Andy F. Noya saat ini menjadi pembawa acara terpopuler Kick Andy yang ditayangkan di Metro TV. Acara ini selalu menjadi sorotan publik dan disukai banyak orang karena banyak memberikan edukasi dan fakta.

Referensi:

http://id.wikipedia.org/wiki/Andy_F._Noya

http://bloggersemarang.com/article/37974/biografi-andy-f-noya.html

http://www.kickandy.com/

KISAH SUKSES : CHAIRUL TANJUNG

Chairul Tanjung dikenal sebagai pengusaha yang agresif, ekspansi usahanya merambah segala bidang, mulai perbankan dengan bendera Bank Mega Group, pertelivisian Trans TV dan Trans 7, hotel dengan bendera The Trans, di bidang supermarket, CT (panggilan akrab Chairul Tanjung) mengakuisisi Carrefour, pesawat terbang, hingga bisnis hiburan TRANS STUDIO, dan bisnis lainnya. Baca lebih lanjut